perjalan hati kami

besok berangkat ke cibodas, mau naek ke gunung gede. gw,is, randi, opik, ape, ical.

tapi kayaknya gw bakal terlambat, coz paginya ada praktikum THT di pabrik kulit di Kopo.

jam 2 harusnya udah sampe jakarta, klo mo bareng dengan mereka berangkatnya. klo lebih dari ashar ya siap2 aja berangkat sendiri ke cibodas…heuh..

smoga diberi yang terbaik untuk Perjalanan Hati Kami ini.

kang jalan ini buntu?

Jumat ini ngga ada kuliah, karena waktu kuliah, praktikum lebih tepatnya, untuk hari ini ditarik ke hari rabu kemarin. Alhasil ngga gw ngerjain apa aja dah di kosan dari pada ngangur.

pagi-pagi bangun kesiangan, seperti biasa, udah lama kayak gini entah kenapa.

jam 9an beberes kamar yang udah mulai berdebu dan berantakan, kertas-kertas berserakan, barang barang campur aduk nggak berbentuk. Beresin buku dan masteran kuliah yang numpuk.

udah gitu mandi pagi pas di sms si mamang yang mau kesini, minta patch PES katanya.

udah mandi ngerendem pakean dalem  yang udah numpuk dari seminggu yang lalu..ekekeke :p

baru udah gitu ngenet kembali sambil nungguin si mamang dateng.

jam 10an si mamang dateng, ternyata niatan dia kekosan buat numpang makan. minjem Flasdisk buat ngopi patch PES. langsung cabut lagi abis selese makan. Dasar.

udah jam 11. bilas cucian. cuaca udah mendung mengundang.

jam 11.39 berangkat k masjid buat solat jumat. yang isinya samar-samar keinget, ttg ‘Allah tidak akan merubah sesuatu dari sebuah kaum sebelum kaum itu sendiri mengubahnya. Kata khatib sesuatu ini bisa diartikan juga sebagai nikmat. Jadi kita ngga bakal dapet nikmat dari Allah klo kita nggak mengusahakannya.

udah beres solat jumat. hujan turun disertai petir mengglegar. wah, cucian baru aja dijemur nih, omong dalem hati. yaudah trobos aja hujannya, dari pada nunggu lama di masjid. Lari-lari mengejar harapan, smoga jemuran ada yang ngangkatin. Belok kiri masuk gang ke arah kosan. di tengah gang ada akhwat keujanan, maba kayaknya, ‘kang jalannya buntu ga?’ gw jawab ‘oh, ngga, mentok belok kanan’ ‘oh iya kang, makasih’ kata si akhwat ntu.

langsung lari lagi ke kosan, dan alhamdulillah udah d angkatin jemurannya, sama ibu ato bapak kosan kayaknya..:) makasih ya buat yang ngankatin…

dan sampe di kosan langusng nyalain laptop, trus nyetel lagi padi judulnya harmony.

selesai nulis ini, eh ujannya selesai juga.

sekian curhatan saia…:p

tks buat yg udah baca.

12.51 WIB. Jatinangor, 3 Desember 2010

kita terlahir bagai selembar kertas putih
tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
kan terwujud harmonysegala kebaikan..
takkan terhapus oleh kepahitan
kulapangkan resah jiwa..
karna kupercaya..
kan berujung indah

kau membuatku mengerti hidup ini
kita terlahir bagai selembar kertas putih
tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
kan terwujud harmony

Padi – Harmony

balik lagi

ayo kita mulai lkagi menulis di blog…

sudah lama kayaknya, bukan kayaknya lagi, tapi emang beneran udah lama ga diisi nih blog.Setelah sekian lama ngga diisi gw bakal isi lagi ni blog dengan hal2 yang dirasa bermanfaat buat gw, telebih bermanfaat buat kalian semua. tapi yang gak bermanfaat juga bakalan ditulis jg deh, kayak cerita2 GJ(gak jelas) dari sekitar gw…hehe

ayo kita menulis lagi…Ganbatte^_^

Produksi Domba dan Kambing (Dombing)

Untuk teman-teman Mahasiswa Fakultas Peternakan UNPAD, bahan kuliah Produksi Domba dan Kambing (Dombing) bisa didownload disini:

  1. Pendahuluan, Breeding, dan Reproduksi
  2. Feeding

Saat ini baru ada 2 materi, tapi nanti akan diupdate.

Semoga berguna dan selamat belajar.🙂

Maraton Kehidupan, Sebuah Tafakur

Bagai orang yang akan berlari maraton, seseorang dalam hidupnya harus mempersiapkan sebuah perjalanan hidupnya dengan perencanaan yang matang.

Seorang pelari maraton yang baik akan melakukan latihan setiap hari dengan dilatih oleh pelatih yang terbaik pula tentunya. Dia akan memulai latihannya dengan pemanasan, peregangan otot-otot tubuh agar selama latihan tidak ada otot yang terkilir. Kemudian berlatih secara rutin, dengan teknik yang baik pula, sesuia instruksi sang pelatih.

Seorang pelari maraton yang baik akan dijaga asupan gizinya setiap hari. Tidak sembarangan jajan sana-sini, makan makanan yang kurang sehat. Semuanya demi menjaga kebuagaran tubuhnya, agar tetap fit sampai dengan hari H berlangsungnya perlombaan.

Pada saat berlari, setiap pelari maraton memiliki strategi berlarinya masing-masing. Seorang pelari maraton bisa memulai dengan lari yang tidak terlalu kencang tapi juga tidak terlalu lamban. Larinya sedang-sedang saja namun stabil sampai suatu titik tertentu, kemudian di percepat menjelang finish. Ada juga pelari yang langsung berlari dengan cepat diawal, namun kehabisan energi ketika baru setengah perjalan, tidak efisien menggunakan energi.

Begitu juga kita di dunia ini, dalam menjalani kehidupan kita, perlu sebuah strategi khusus agar dapat berhasil dikemudian hari. Strategi tersebut tentu akan berbeda-beda pada setipa individu. Tapi akan ada yang sama untuk meraih sebuah finish yang baik, yaitu dengan cara berlatih dan berlatih, dengan sabar setiap hari dijadikan latihan kehidupan. Tentu dengan bimbingan orang-orang yang sukses selama masa hidupnya.

Angka memang mengulang, namun waktu tidak dapat dibalikkan

21 Pebruari

Angka memang hanya ada 0 samapi 9, dan hanya terjadi pengulangan saja di setiap bilangan yang mereka bentuk.

Sudah kepala dua umurku kini, plus angka satu mengikuti dibelangangnya…

UNPAD Berjalan

Judul yang aneh… ya nggak apa-apa lah yang penting nulis…

Siang menjelang sore di hari senin waktu setempat ( dikira undangan kali! ), Unpad Jatinangor sudah mendung menjelang hujan. Jam handphone menunjukkan jam 14.44 ketika saya sudah sampai Fakultas Psikologi.

Jadi Selesai kuliah SAKAU (Sapi dan Kerbau), saya langsung cabut dari kelas. Melihat mendung sudah datang disertai dengan gemuruh geluduk saya mempercepat langkah kaki menuju kosan. Sampai di pinggir jalan belakang fakultas menunggu angkot dalam kampus bersama teman-teman lain, satu fakultas atau lain fakultas.

Biasa, karena jumlah angkot dalam kampus ini sedikit dan tidak berbanding dengan jumlah mahasiswa yang ingin menggunakan jasanya, maka akan lama sekalilah jikalau kita menunggu sampai kebagian angkot. Maka ada beberapa teman yang nyeletuk “udah jalan aja, lama gini nunggu angkotnya!” Saya pun terinspirasi untuk jalan saja, dari pada menunggu angkot kosong yang tak kunjung datang.:D

Saya pun berjalan melewati mahasiswa dan mahasiswi unpad yang masih setia menunggu angkot. Di pinggir jalan sangat ramai dengan mereka penunggu angkot kosong. Tapi lebih banyak lagi yang berjalan seperti saya, mungkin karena sudah tidak sabar maupulang dan takut kehujanan.

Senang juga klo begini teus setiap hari, banyak yang jalan kaki klo ke kampus. Nggak ada polusi, asap hitam yang menyesakan dada. Maka pas di depan fakultas Psikologi saya kepikiran buat nulis tulisan ini, dan melihat jam.

Saya usul kepada pihak rektorat Unpad, bagaimana kalau disediakan jalur pejalan kaki. Dengan syarat jalur tersebut teduh dengan pepohonan, bukan peneduh buatan. Saya yakin masyarakat unpad mau-mau aja jalan kaki, dengan catatan  lingkungannya mendukung untuk itu.

Sampai depan Gerbang hujan mulai rintik-rintik, samapi depan alfa mart hujan makin besar, saya berlari sampai kosan, karena jemuran belum diangkat. Hehe.

Dan sekarang hujan besar, disertai sedikit petir.

Sekian laporan cuaca.:)

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.