Pendidikan Pancasila : Pendahuluan

Secara etimologis :

– ditulis menggunakan bahasa Sansakerta dalam Huruf Dewa Nagari. PancaSyila ( i pendek) berarti lima batu sendi , sedang Pancasyiila ( i panjang) berarti lima perbuatan yang senonoh.

Landasan Historis :

– Zaman Majapahit, abad 14, dalam buku Sutasoma yang dikarang Mpu Tantular tertulis “Pancasyiila krama” yang artinya Pelaksanaan lima kesusilaan. Isinya : 1. tidak boleh melakukan kekerasan 2. tidak boleh mencuri 3. tidak boleh dengki 4. tidak boleh bohong 5. tidak boleh mabuk-mabukan

– Dalam buku Negarakertagama karangan Mpu Prapanca, dalam Sarga 53 Bait 2 tertulis “Yatnang gegwani pancasyiila kertasangkara bhiseka krama”

– Rapat BPUPKI, yang berlangsung dari tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945, pada tanggal 1 Juni Bung Karno mengemukakan : 1. Kebangsaan Indonesia (Nasionalisme) 2. Internasionalisme atau perikemanusiaan 3. Mufakat atau demokrasi 4. Kesejahteraan sosial 5. Ketuhanan. Dan dapat diumumkan lagi menjadi Trisila : 1. Sosionasionalisme 2. Sosiodemokrasi 3. Ketuhanan. Dan dapat diumumkan lagi menjadi Ekasila yaitu Gotongroyong.

– Piagam Jakarta , 22 Juni 1945, oleh Moh. Yamin disebut ” Jakarta Charter “

– 18 Agustus 1945, Disahkan Pancasila, yang dirumuskan oleh : 1. Moch. Hatta 2. Wahud Hasyim 3. Abikusno Cokroaminoto 4. Kasman Singodimejo 5. Moch. Hasan

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: